Serangan stroke menjadi titik balik penting dalam hidup Ilmiah Alsafa Andriana. Perempuan yang akrab disapa Ilmi ini mengaku baru menyadari arti menjaga kesehatan setelah mengalami kondisi tersebut. Sebelumnya, ia menjalani pola hidup yang kurang teratur dan merasa tubuhnya selalu dalam kondisi prima.
Namun, pengalaman stroke mengubah segalanya. Pada fase awal pemulihan, Ilmi menghadapi keterbatasan yang signifikan. Aktivitas sederhana menjadi tantangan besar, termasuk berbicara dan bergerak.
“Rasanya seperti dunia berhenti. Semua terasa kosong dan menyedihkan,” tutur Ilmi mengenang masa-masa sulit tersebut.
Tekad kuat untuk Pulih dari Stroke
Dengan tekad kuat untuk pulih, Ilmi mulai menjalani proses pemulihan secara bertahap. Ia melakukan perubahan gaya hidup, mengikuti pendampingan tenaga medis, serta menjalani terapi sesuai anjuran dokter. Perlahan, kondisinya menunjukkan perkembangan positif, baik dari sisi fisik maupun mental.
Sejumlah indikator kesehatan yang sebelumnya berada di atas batas normal—seperti tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat—kini mulai terkendali. Atas evaluasi medis, beberapa obat yang sebelumnya dikonsumsi rutin pun secara bertahap dikurangi.
“Sekarang saya bisa tidur lebih nyenyak, badan terasa ringan, dan sudah kembali beraktivitas di rumah. Yang paling membahagiakan, saya bisa memasak lagi untuk keluarga,” ujarnya.
Praktisi kesehatan Phaidon L Toruan menjelaskan bahwa pemulihan pascastroke membutuhkan pendekatan yang komprehensif. Tidak hanya fokus pada terapi fisik, tetapi juga mencakup pemeliharaan massa otot, perbaikan kualitas tidur, pengendalian faktor risiko, serta pemenuhan kebutuhan nutrisi yang adekuat.
Ia menyoroti penyusutan otot atau sarkopenia sebagai salah satu tantangan utama yang kerap dialami pasien pascastroke, terutama mereka yang sempat mengalami keterbatasan gerak dalam waktu lama. Oleh karena itu, latihan fisik bertahap, fisioterapi, serta pendampingan medis berkelanjutan dinilai berperan penting dalam mempercepat pemulihan dan mencegah komplikasi lanjutan.
Kisah Ilmi menjadi pengingat bahwa stroke tidak hanya berdampak pada kondisi fisik, tetapi juga kesehatan mental dan kualitas hidup secara keseluruhan. Meski demikian, dengan kesadaran, disiplin, dan dukungan yang tepat, peluang untuk bangkit dan menjalani hidup yang lebih sehat tetap terbuka.
Mengenal Teknologi Laser untuk Menunjang Gaya Hidup Sehat
Teknologi laser merupakan inovasi yang dirancang untuk menghasilkan sinar laser dengan fungsi tertentu. Jika sebelumnya teknologi ini hanya menggunakan satu jenis sinar merah, kini telah berkembang dengan tiga jenis sinar, yaitu merah, biru, dan kuning.
Salah satu teknologi laser yang tersedia di pasaran adalah Dr Laser dari Gogomall. Alat ini digunakan sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas darah dan sirkulasi. Sinar laser diarahkan ke area pergelangan tangan, dengan tujuan mendukung kelancaran aliran darah.
Penggunaan teknologi laser ini kerap dijadikan pelengkap pola hidup sehat, khususnya bagi individu dengan faktor risiko seperti hipertensi, diabetes, atau kolesterol tinggi. Pemakaian secara rutin diharapkan dapat membantu menjaga kondisi pembuluh darah dan kualitas aliran darah.
Teknologi low level laser juga disebut berperan dalam membantu menjaga tekanan darah Tuna55 tetap stabil dengan mendukung kesehatan pembuluh darah dan mengurangi kekentalan darah, sehingga aliran darah menjadi lebih lancar.
Selain bagi individu dengan keluhan kesehatan tertentu, teknologi laser juga dapat digunakan sebagai langkah pencegahan untuk menunjang gaya hidup sehat secara umum.
Cara Penggunaan
Teknologi laser Dr Laser digunakan di pergelangan tangan kiri, sehingga sinarnya dapat menjangkau pembuluh nadi dan titik-titik akupuntur. Penggunaan dianjurkan sebanyak dua kali sehari dengan durasi sekitar 15 hingga 60 menit per sesi.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk dan promo, hubungi:
Call center: (021) 8082 1200
WhatsApp/SMS: 0812 8686 9090