You are currently viewing Mainz Mengguncang RB Leipzig, Bangkit dari Ketertinggalan dan Keluar dari Zona Degradasi

Mainz Mengguncang RB Leipzig, Bangkit dari Ketertinggalan dan Keluar dari Zona Degradasi

Mainz tampil penuh determinasi dan mental baja saat secara mengejutkan menaklukkan tuan rumah RB Leipzig dengan skor 2-1 di Red Bull Arena. Kemenangan fenomenal ini bukan hanya mengakhiri sembilan laga tandang tanpa kemenangan Mainz di Bundesliga, tetapi juga mengangkat mereka keluar dari zona degradasi, sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan Mainz di Leipzig menjadi empat pertandingan.

Perubahan Mainz di bawah arahan Urs Fischer semakin terlihat nyata. Dari delapan laga kompetitif awal bersama sang pelatih, Mainz hanya menelan satu kekalahan—sebuah catatan impresif untuk tim yang sebelumnya terpuruk di papan bawah. Sejak peluit awal dibunyikan, Mainz langsung bermain agresif dan menekan, memaksa Leipzig kesulitan mengembangkan permainan.

Kemenangan Dramatis 2-1 atas RB Leipzig Perpanjang Tren Positif Era Urs Fischer

Namun, awal menjanjikan itu sempat terganggu oleh momen mengkhawatirkan. Penyerang Benedict Hollerbach harus ditandu keluar lapangan pada menit ke-15 akibat cedera serius di bagian bawah kaki. Meski demikian, Mainz tetap berani bermain terbuka dan bahkan hampir unggul lebih dulu ketika Phillip Tietz menyundul bola melebar dari posisi bebas di kotak penalti.

Leipzig yang sempat tertekan akhirnya menemukan momen mereka jelang turun minum. Antonio Nusa melakukan penetrasi apik di sisi kiri, melewati Danny da Costa sebelum mengirimkan umpan silang akurat kepada Conrad Harder. Sundulan Harder bersarang di sudut jauh gawang, mencatatkan gol keduanya di sepak bola Jerman dan membawa Die Roten Bullen unggul 1-0.

Namun, keunggulan itu tak bertahan lama. Untuk laga kedua secara beruntun, David Raum melakukan pelanggaran di kotak penalti. Ia menjatuhkan Tietz, dan wasit menunjuk titik putih. Nadiem Amiri dengan tenang mengeksekusi penalti di masa injury time babak pertama, mengubah skor menjadi 1-1 dan membalikkan momentum pertandingan.

Kepercayaan Tinggi dari Mainz

Mainz membawa kepercayaan diri itu ke babak kedua. Baru empat menit berjalan, mereka sukses mencetak gol kemenangan. Dalam penampilan ketiganya bersama klub, Silas melakukan aksi individu brilian, membawa bola dari lini belakang, melewati hadangan Willi Orbán, sebelum menuntaskan peluang dengan penyelesaian dingin. Gol tersebut menjadi gol Bundesliga pertamanya sejak Mei 2024.

Leipzig mencoba bangkit, tetapi berbagai peluang gagal dimaksimalkan. Kesalahan fatal Rômulo Cardoso membuat peluang emas terbuang, sementara kiper Mainz Kacper Potulski tampil gemilang menepis sundulan Harder. Mainz bahkan hampir menambah keunggulan lewat Kaishu Sano, sebelum diselamatkan oleh refleks cepat Peter Gulacsi.

Hingga peluit akhir, skor 2-1 bertahan. Kekalahan ketiga Leipzig dalam empat laga kandang ini membuat posisi mereka di empat besar Bundesliga terancam, sementara Mainz pulang dengan suntikan moral besar—sebuah kemenangan yang bisa menjadi titik balik penting dalam perjuangan mereka musim ini. Tuna55

Leave a Reply