Kevin Warsh Pimpin The Fed Pilihan Trump, Pasar Bersiap – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara resmi menunjuk Kevin Warsh
sebagai pengganti Jerome Powell untuk memimpin Federal Reserve. Penunjukan ini diperkirakan akan
membawa arah baru kebijakan moneter, khususnya terkait suku bunga yang berdampak langsung pada dunia usaha dan konsumen.
Trump menilai Warsh sebagai sosok yang tepat untuk mendorong penurunan suku bunga acuan,
sejalan dengan pandangannya bahwa bunga tinggi membebani perekonomian.
Ia bahkan menyebut Warsh berpotensi menjadi salah satu Ketua The Fed terbaik sepanjang sejarah.
Arah Kebijakan Suku Bunga dan Sikap Warsh
Kevin Warsh dikenal sebagai mantan Gubernur The Fed dengan latar belakang Wall Street serta pandangan kritis terhadap kebijakan
bank sentral dalam mengendalikan inflasi. Ia pernah menyatakan bahwa keraguan The Fed
untuk menurunkan suku bunga justru dapat merusak kredibilitas lembaga tersebut.
Sejumlah analis menilai Warsh berpotensi mendukung pemangkasan suku bunga pada paruh kedua 2026.
Meski begitu, sebagian ekonom menilai sikapnya cenderung hawkish jika dibandingkan dengan kandidat lain.
Peringatan Pengamat dan Pelajaran Sejarah
Meski banyak pihak berharap adanya penurunan suku bunga, para pengamat mengingatkan agar publik tidak terburu-buru
menilai kebijakan Warsh. Sejarah menunjukkan bahwa membiarkan inflasi tinggi terlalu lama dapat
memicu dampak ekonomi yang lebih berat di masa depan.
Contohnya terjadi pada era 1970-an ketika tekanan politik membuat suku bunga ditahan rendah, yang berujung lonjakan inflasi
hingga sekitar 15 persen pada 1980. Pada akhirnya, bank sentral terpaksa menaikkan suku bunga secara ekstrem,
sehingga biaya pinjaman melonjak tajam dan menekan perekonomian Tuna55.