Kekhawatiran mulai menyelimuti Eintracht Frankfurt seiring tim berjuluk Die Adler itu kembali gagal menemukan performa terbaiknya dan tampak “terjebak di gigi kedua”. Masa jabatan sementara Dennis Schmitt sebagai pelatih berakhir dengan hasil mengecewakan setelah Frankfurt takluk 1-3 dari Bayer Leverkusen di Deutsche Bank Park.
Kekalahan tersebut semakin menegaskan konsistensi Leverkusen dalam menghadapi tim-tim yang berada di bawah mereka di klasemen Bundesliga. Kemenangan ini menjadi yang ke-10 bagi Leverkusen dari 13 laga liga melawan lawan dengan posisi lebih rendah (dua imbang, satu kalah), sekaligus menjaga asa mereka untuk kembali menembus papan atas.
Jalannya Pertandingan Eintracht Frankfurt vs Bayer Leverkusen
Frankfurt sebenarnya memulai laga dengan intensitas tinggi. Berambisi mencuri perhatian pelatih anyar mereka, Albert Riera, Arnaud Kalimuendo hampir membawa tuan rumah unggul cepat. Pada menit-menit awal, ia terjatuh di kotak penalti usai kontak dengan Robert Andrich, namun wasit Robert Schröder bergeming. Bahkan tinjauan VAR tak mengubah keputusan tersebut, membuat Frankfurt kehilangan fokus.
Situasi itu dimanfaatkan dengan baik oleh Leverkusen. Pada menit ke-26, Arthur mencetak gol Bundesliga pertamanya. Berawal dari kombinasi satu-dua dengan Alejandro Grimaldo, Arthur menusuk ke sisi kanan kotak penalti sebelum melepaskan tembakan tajam dari sudut sempit yang tak mampu dihentikan kiper Frankfurt.
Leverkusen semakin nyaman mengendalikan tempo dan meredam setiap upaya serangan balik cepat tuan rumah. Hanya tujuh menit berselang, mereka menggandakan keunggulan lewat serangan balik cepat yang nyaris sempurna. Rangkaian tiga operan cepat berakhir ketika Christian Kofane memberikan umpan matang kepada Malik Tillman, yang dengan tenang menempatkan bola melewati jangkauan Kauã Santos. Gol tersebut menambah catatan impresif Tillman yang terus tajam dalam beberapa laga terakhir.
Babak Kedua
Frankfurt sempat membuka harapan pada awal babak kedua. Pertahanan Leverkusen gagal mengamankan bola dengan sempurna, memberi kesempatan kepada Aurèle Amenda untuk mengirim umpan silang yang diselesaikan Robin Koch dari jarak dekat. Skor berubah menjadi 1-2 dan momentum tampak berpihak pada tuan rumah.
Namun, masalah kembali menghantui Frankfurt. Tekel ceroboh Ellyes Skhiri terhadap Kofane membuatnya menerima kartu kuning kedua, sekaligus memaksa Kofane keluar karena cedera. Kehilangan satu pemain membuat serangan Frankfurt meredup, meski peluang emas sempat hadir lewat Ayoube Amaimouni-Echghouyab yang digagalkan penyelamatan gemilang kiper Leverkusen.
Harapan Frankfurt benar-benar sirna di masa tambahan waktu ketika Aleix García mencetak gol ketiga Leverkusen usai menerima umpan terobosan cerdas dari Ernest Poku. Kemenangan ini membawa Leverkusen kembali mendekati empat besar Bundesliga, sementara Frankfurt harus menata ulang ambisi mereka. Peluang tampil di kompetisi Eropa kini kemungkinan besar bergantung pada persaingan ketat memperebutkan posisi ketujuh klasemen. Tuna55