You are currently viewing Ilmuwan Cemas dengan Kemunculan Hiu Putih Raksasa Breton di Florida

Ilmuwan Cemas dengan Kemunculan Hiu Putih Raksasa Breton di Florida

Kemunculan seekor hiu putih raksasa bernama Breton di perairan Florida memicu kekhawatiran di kalangan ilmuwan

sekaligus kecemasan bagi para wisatawan pantai. Hiu yang telah lama dipantau sejak 2020 itu terdeteksi

berada di sekitar Daytona Beach, Florida, pada Januari 2025, sebuah wilayah yang dikenal

sebagai destinasi wisata populer di Amerika Serikat.

Breton pertama kali ditemukan dan diberi alat pelacak oleh organisasi riset kelautan OCEARCH pada September 2020.

Sejak saat itu, pergerakan hiu putih besar tersebut terus dipantau untuk mempelajari pola migrasi

dan perilaku reproduksinya. Informasi tersebut, sebagaimana dilaporkan Mirror pada Kamis (15/1/2026),

menjadi bagian penting dari upaya mengungkap misteri kehidupan hiu putih besar.

Hiu jantan dewasa ini memiliki bobot lebih dari 1.400 pon dengan panjang mencapai 13 kaki tiga inci.

Perangkat pelacak yang terpasang di sirip punggungnya akan mengirimkan sinyal setiap kali Breton

muncul ke permukaan air. Pada akhir Desember, sinyal terakhirnya terdeteksi di lepas pantai Cape Hatteras,

Carolina Utara, sebelum bergerak perlahan ke selatan menuju pantai timur Florida.

Sebelumnya, data pelacakan menunjukkan bahwa Breton kerap bermigrasi di sepanjang pantai timur laut

Amerika Serikat hingga ke Nova Scotia, Kanada, wilayah yang diyakini sebagai area berburu anjing laut.

Namun, perubahan jalur migrasi menuju Florida ini dinilai tidak biasa dan menimbulkan tanda tanya besar di kalangan peneliti.

Media Cibercuba melaporkan bahwa Breton tercatat muncul sebanyak lima kali sejak 11 Januari 2025.

Setiap kemunculannya memicu peringatan otomatis dari alat pelacak, menandakan bahwa hiu tersebut

berada relatif dekat dengan permukaan laut—dan berpotensi dekat dengan aktivitas manusia.

Pola Migrasi Hiu Putih yang Tak Lazim

Pendiri sekaligus pemimpin ekspedisi OCEARCH, Chris Fischer, menyebut pergerakan Breton sebagai

sesuatu yang jarang terjadi. Menurutnya, hiu ini tidak mengikuti jalur migrasi umum hiu putih besar lainnya.

Ketika bermigrasi ke selatan dan utara, ia sering bergerak jauh di lepas pantai dan tidak melewati wilayah timur

laut Amerika Serikat, ujar Fischer.

Ia menambahkan bahwa Breton bahkan tercatat menghabiskan waktu selama beberapa bulan di wilayah tenggara AS

pada musim dingin dan semi, sebelum kembali menuju Kanada Atlantik. Pola ini berbeda dari kebiasaan

hiu putih besar yang biasanya melewati kawasan New England saat berburu mangsa.

Fischer menilai, pergerakan unik Breton dapat menjadi kunci untuk memahami siklus reproduksi hiu putih besar,

termasuk kemungkinan lokasi dan waktu perkawinan spesies tersebut. Ia berharap, dalam beberapa bulan mendatang,

Breton akan terdeteksi berada di wilayah yang sama dengan hiu putih dewasa lainnya.

Jika jejaknya bertemu dengan hiu jantan dan betina dewasa lain, itu akan menjadi data yang sangat berharga.

Waktu yang akan menjawabnya, kata Fischer. Tuna55

Leave a Reply