Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menggelar seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya untuk posisi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga. Langkah ini menjadi agenda strategis di awal tahun sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola kelembagaan di lingkungan Kemenpora.
Seleksi tersebut dirancang untuk memastikan jabatan strategis diisi oleh figur yang kompeten, berintegritas, dan memiliki visi kuat. Kemenpora menegaskan seluruh proses seleksi akan dilaksanakan secara transparan, terbuka, serta berlandaskan sistem merit.
Berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya, seleksi kali ini tidak hanya terbuka bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Kalangan profesional dari luar birokrasi juga diberikan kesempatan yang sama untuk mengikuti seluruh tahapan seleksi.
Peserta dari sektor profesional diharapkan memiliki latar belakang di bidang industri olahraga, industri kreatif, maupun wisata olahraga. Selain itu, pengalaman dari sektor lain yang relevan turut menjadi bahan pertimbangan dalam proses penjaringan calon deputi.
Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci
Kemenpora menyebut keterlibatan profesional sebagai terobosan baru dalam pengisian jabatan Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga. Inisiatif ini menjadi yang pertama kali diterapkan Kemenpora untuk pengisian jabatan di level JPT Madya.
Melalui seleksi terbuka ini, Kemenpora menargetkan terpilihnya sosok pemimpin yang mampu meningkatkan daya saing industri olahraga nasional. Peran deputi dinilai sangat strategis, terutama dalam menjembatani sektor olahraga dengan ekonomi kreatif, pariwisata, dan investasi.
Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menekankan pentingnya inovasi serta kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan industri olahraga. Ia berharap pejabat terpilih mampu menerjemahkan potensi olahraga menjadi kebijakan yang berdampak luas bagi masyarakat.
Kemenpora terus mendorong pengembangan industri olahraga dan wisata olahraga karena potensinya sangat besar untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi nasional, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat iklim investasi,ujar Erick Thohir.
Ia menambahkan, penjaringan dari kalangan profesional dilakukan agar Kemenpora mendapatkan pemimpin yang benar-benar mampu melahirkan inovasi, membangun kolaborasi lintas sektor, serta memaksimalkan kekuatan olahraga sebagai daya tarik industri dan wisata olahraga yang dapat memperkuat citra Indonesia di tingkat internasional.
Jadwal dan Tahapan Seleksi
Tahapan pendaftaran seleksi dijadwalkan berlangsung pada 3 hingga 17 Februari 2026. Seluruh rangkaian seleksi akan mengikuti ketentuan serta regulasi yang berlaku dalam pengisian JPT Madya.
Kemenpora mengimbau para calon peserta untuk mempelajari seluruh persyaratan secara cermat sebelum mendaftar. Informasi resmi terkait tahapan, persyaratan, dan jadwal seleksi dapat diakses melalui laman resmi Kementerian Pemuda dan Olahraga. Tuna55